Makanan Khas Batanghari


Tempoyak


DiJambi durian diolah menjadi lauk yang akan disantap bersama nasi putih.

Ya, tempoyak adalah hidangan khas Jambi yang terbuat dari durian yang sudah difermentasi. Tempoyak biasanya juga dibuat dari durian dengan campuran ikan segar dari Sungai Batanghari. Akan tetapi, tempoyak juga bisa dihidangkan tanpa ikan. Rasa tempoyak sedikit asam dan aroma duriannya cukup pekat.


Kue Srikaya


Salah satu kue tradisional Jambi adalah Kue Srikaya. Kue ini terbuat dari tape yang diolah dengan santan. Kue ini diberi pewarna hijau alami dari daun pandan. Karena menggunakan daun pandan sebagai pewarnanya, tak heran jika Kue Srikaya ini memiliki aroma pandan yang harum dan menggugah selera.


Lantas, dimana buah srikaya-nya? Itu hanyalah sekedar nama. Sama halnya seperti selai srikaya, kue ini sama sekali tidak menggunakan srikaya sebagai bahan dasarnya. Biar pun begitu, rasa dari kue ini tetap lezat dan nikmat.


Gulai Tepek Ikan


Gulai Tepek Ikan hanya disajikan pada saat momen-momen penting saja. Maklum, makanan ini dianggap bersejarah bagi sebagian besar masyarakat Jambi. Bahan utama untuk membuat hidangan ini adalah ikan gabus.


Sekilas tampilan dari Gulai Tepek Ikan ini hampir sama dengan gulai ikan lainnya. Namun, tetap saja hidangan ini memiliki rasa yang khas dan berbeda. Pada umumnya, masyarakat Jambi hanya menyajikan Gulai Tepek Ikan pada saat pernikahan, kenduri, dan acara adat lainnya.


Dodol Nanas


Nanas merupakan komoditi unggulan dari Provinsi Jambi. Bahkan, di suatu wilayah yang berada di Jambi telah menjadi sentra perkebunan nanas yang cukup besar. Karena nanas merupakan buah yang mudah diperoleh saat berada di Jambi, maka masyarakat Jambi berinisiatif untuk membuat panganan khas yang terbuat dari nanas.


Dodol nanas adalah salah satu cemilan manis yang berasal dari Jambi. Jika ingin mencicipi makanan ini, Anda bisa berkunjung ke sentra perkebunan nanas yang berada di Tangkit, Kabupaten Mauarojambi. Di sana, Anda tidak hanya dapat menemukan dodol, tetapi ada pula makanan lain yang diolah dari nanas.


Jus Pinang


Jus Pinang adalah salah menu minuman andalan dari masyarakat Jambi. Masyarakat Jambi percaya bahwa minuman ini dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh, melancarkan peredaran darah, dan mengatasi masuk angin.


Bahan dasar untuk membuat minuman ini adalah buah pinang, jahe merah, gula merah, cengkeh, pandan, serai, dan madu. Jus pinang ini sangat nikmat jika diminum dalam keadaan hangat. Dijamin Anda akan langsung bersemangat kembali setelah meminumnya.


Dodol Kentang Kerinci


Di kaki Gunung Kerinci terdapat perkebunan kentang. Nah, hasil kentang di Gunung Kerinci ini memiliki kualitas yang baik. Warga Jambi memanfaatkan kentang dari Gunung Kerinci ini untuk diolah menjadi Dodol Kentang.

Jadi, selain dodol nanas Jambi juga memiliki makanan kuliner yang khas, yakni dodol kentang. Bedanya, jika dodol nanas hanya tersedia dalam satu rasa saja, dodol kentang ini memiliki rasa yang bervariasi, mulai dari panda, gula merah, durian, stroberi, dan juga nanas. Dodol kentang Kerinci ini sangat cocok untuk dijadikan sebagai buah tangan untuk kerabat maupun relasi.


Gandus


Gandus diolah dari sagu, tepung beras, santan, bawang putih, dan garam.

Kue ini ada yang berbentuk persegi kecil, tapi ada pula yang berbentuk bulat. Pada akhirnya, di bagian atas kue ini akan diberi taburan udang, ayam, atau abon ikan. Soal rasa jangan ditanya, karena Kue Gandus memiliki rasa legit dan gurih yang membuat siapa pun ketagihan.


Sup Tulang


Sup tulang memiliki rasa yang hampir sama dengan sup iga. Akan tetapi, sup tulang khas Jambi ini memiliki rasa gurih dan unik tersendiri.

Meskipun namanya sup tulang, Anda tetap dapat menyantap daging yang masih melekat pada tulang yang disajikan tersebut. Aroma kaldu sapi yang menggoda akan langsung tercium ketika sup tulang ini disajikan. Di musim hujan, sup tulang menjadi menu makanan yang selalu diburu oleh banyak orang.


Nasi Gemuk


Rasa dan tampilan dari Nasi Gemuk ini sekilas hampir mirip dengan nasi uduk khas Betawi atau nasi lemak khas Melayu. Bahan dasar pembuatan nasi gemuk ini adalah beras, daun pandan, santan, daun jeruk, dan daun salam. Makanan ini umumnya disajikan bersama lauk, seperti telur atau ayam goreng. Bila sedang berada di Jambi, cobalah untuk sarapan dengan menu Nasi Gemuk ini.


Daging Masak Itam


Tampilan dari Daging Masak Itam ini agak mirip dengan Semur Betawi. Soal rasa tentu saja berbeda, karena setiap hidangan memiliki cita rasanya masing-masing.

Daging Masak Itam terbuat dari daging sapi has dalam yang diolah dengan kelapa, adas manis, kecap, kayu manis, jintan, dan pala bubuk. Rasa dari Daging Masak Itam ini sangat khas dan lezat. Makanan ini sangat cocok disantap dengan nasi putih hangat


Cepak Kapung

Kue khas warga Desa Terusan yang hanya dibuat saat jelang lebaran adalah kue Capak Kapung. Jika hari biasa, tidak akan bisa menemukan kue ini.

Selain itu, kue Capak Kapung ini hanya bisa ditemukan di Desa Terusan, di wilayah lain tidak akan ada kue ini.



 


 

Halaman ini diproses dalam waktu : 0.527 detik
Diakses dari ip address: 54.236.35.159
Best Viewed with Mozilla Firefox 1366x768
Copyright © 2017 Subbag Informasi dan Humas Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi - Allright Reserved